Showing posts with label Motivasi. Show all posts
Showing posts with label Motivasi. Show all posts

Friday, June 7, 2013



FAIR?



Gambar ini merepresentasikan bagaimana Sistem Pendidikan kita sekarang.
Setiap anak harus menempuh jenjang pendidikan formal selama 12 tahun. Dengan tumpukkan materi yang bejibun..

Kemudian di akhir tahun ajaran terakhir, kita akan memilih jalur manakah yang kita pilih.
Sudah, selesai.

Sistem Pendidikan yang seperti ini hanya menyusahkan siswa saja, bukan justru mempermudah. Kita mempelajari apa yang Pemerintah ingin kita pelajari, bukan apa yang ingin kita pelajari. 

 Dari SD, kita diberikan pelajaran mengenai Ilmu Alam dan Ilmu Sosial, kemudian di SMP hal yang sama dengan sedikit menaikkan bahasan pelajaran. Dan di SMA hanya salah satu dari Ilmu Alam ataupun Ilmu Sosial yang akan kita pilih.

Dari SMA kita akan beranjak ke Perguruan Tinggi, tidak banyak siswa Ilmu Sosial yang memilih jurusan Ilmu Alam di Perguruan Tinggi, begitu pula sebaliknya.

Jadi bukan hal yang tidak wajar, jika para mahasiswa baru akan benar-benar belajar dari awal lagi ketika mereka memulai pendidikannya.

Selama 12 tahun pula kita dijejalkan pembahasan yang sama. Tak bisa memilih mana yang hendak kita dalami. How to Expert something? Jika fokus pembelajaran kita terbagi-bagi.

Sistem Pendidikan harusnya dapat diubah, agar lebih memudahkan siswa memilih se-dini mungkin hal yang ingin didalami masing-masing.

Ditambah lagi, UN. Disetiap interval jenjang pendidikan, kita harus melewati yang namanya UN. Kenapa UN harus ada? Sebagai tolak ukur hasil belajar siswa di jenjang pendidikan tersebut. Tapi dalam pelaksanaannya UN terlalu merepotkan siswa. 

Pertanyaan sederhana, kenapa ketika mengerjakan UN menggunakan Pensil 2B, LJK? Merepotkan. Kenapa pemerintah tidak membuat hal yang sederhana saja untuk mencapai kualitas masyarakat yang baik? -_-

Saturday, April 20, 2013

Cara Bangkit Dari Keterpurukan

 
5 Cara Bangkit dari Keterpurukan

Kita tentu pernah jatuh sangat jauh dalam kekecewaan kita atau terpuruk. Mungkin karena terlalu banyak cobaan sehingga kita merasa begitu ditekan oleh hidup kita sendiri.
Keadaan terpuruk bukanlah hal buruk, karena kita bisa bangkit dari rasa tersebut dengan beberapa cara ini :

 
 1. Sadari bahwa ini adalah takdir

Setiap tantangan dan rintangan dalam hidup sudah seharusnya menjadi cambuk untuk memotivasi kita mencapai kesuksesan. Kita juga harus paham, hidup tak selamanya indah, karena selalu ada masa-masa di mana kita merasa sedih. Salah satu cara untuk bisa mengikhlaskan itu semua, dengan melihat bahwa setiap kejadian adalah takdir. Dengan cara seperti itu, kita akan menerima bahwa ini semua telah diatur oleh Tuhan, dan selalu mengingat bahwa rencana Tuhan akan indah pada akhirnya.


2. Lakukan yang terbaik

Hidup adalah belajar, jadi saat berbuat kesalahan daripada menyesalinya, lebih baik Anda belajar dari pengalaman. Hal terpenting adalah, dalam kondisi apa pun, selalu lakukan yang terbaik yang Anda bisa.

3. Hadapi masalah tersebut

Seberat apa pun masalah kita, janganlah berlari dari masalah atau menunda-nunda penyelesaiannya. Hal itu tidak akan menyelesaikan masalah, hanya akan memperburuknya. Dalam hidup, kita harus berani untuk menghadapi masalah dan mencari solusinya.

4. Bersabar

Kita tidak bisa mengharapkan semua masalah bisa terselesaikan secara instan. Ada kalanya kitaharus bisa bersabar dan mengikhlaskan segalanya.Bersabar dan kemudian memikirkan cara terbaik yang baiknya kita lakukan untuk melewati ujian lainnya.

5. Anggap sebagai ujian

Setiap saat kita mendapat masalah atau merasa terpuruk, lihatlah hal tersebut sebagai ujian. Jika Anda berhasil melaluinya, maka cobalah ambil pelajaran dari masalah tersebut.

Yang tiada patut kita lupakan adalah pesan agar kita senantiasa bertakwa kepada Allah dan menjalankan hidup ini untuk mencari ketakwaan kepada Allah. Marilah kita palingkan hati dan perbuatan kita hanya utk mencapai ketakwaan itu. Janganlah kita campuri kesucian hati dan iman dgn tujuan selain Allah. Dunia ini adl perantara yg penuh ujian utk menyaring hamba-hamba yg bertakwa dari yg tidak bertakwa yg beriman dari yg tidak beriman.

Renungkanlah firman Allah yg artinya “Telah nampak kerusakan di muka darat dan di laut akibat perbuatan tangan manusia agar Allah merasakan kepada mereka sebahagian dari akibat perbuatan mereka agar mereka kembali .”